Alexis Sanchez: Saya Melihat Lionel Messi Menangis

Alexis Sanchez: Saya Melihat Lionel Messi Menangis

Penggawa anyar Manchester United, Alexis United, bercerita tentang suka duka sebagai pesepak bola.

Hal emosional yang dirasakan di balik kesuksesannya pernah terjadi saat merumput bersama Barcelona pada 2012.

Di tahun itu Barcelona gugur di semifinal Liga Champions karena kalah oleh Chelsea.

Bermain hanya dengan 10 pemain di leg kedua, The Blues menang agregat 3-2.

Pemain bergaji tinggi di skuat MU pun memaparkan kondisi pemain Barcelona pasca kekalahan itu.

“Kau mungkin menangis saat berlaga jika dipastikan gagal ke final,” ucap Sanchez dikutip BolaSport.com dari SkySports.

Hal yang menyita perhatiannya adalah saat melihat bintang Barcelona, Lionel Messi, menangis.

“Di ruang ganti Barcelona setelah laga Chelsea, saya melihat Leo (Messi) menangis.”

“Karena seluruh pemain menuntut yang lebih dari diri mereka sendiri. Orang-orang tidak bisa melihat itu.”

Ekspresi pemain Manchester United, Alexis Sanchez, dalam laga babak keempat Piala FA kontra Yeovil Town di Stadion Huish Park, Yeovil, Inggris,
Ekspresi pemain Manchester United, Alexis Sanchez, dalam laga babak keempat Piala FA kontra Yeovil Town di Stadion Huish Park, Yeovil, Inggris,

Tak lupa Sanchez menceritakan adanya kritikan mengenai kepindahannya dari Arsenal ke MU.

Beberapa menganggap Sanchez mengidamkan gaji tinggi dibandingkan rasa setia.

Namun Sanchez membantah hal itu karena yang perlu dilihat dari pesepak bola adalah usahanya berjuang meraih yang ia inginkan, bukan yang ia dapatkan.

Menurutnya menjadi pesepak bola seringkali mengorbankan aspek pribadi demi fokus berlaga.

“Saya pikir sepak bola menyalamatkan semua orang. Memang itu bisa membuatmu hidup mewah, tetapi orang-orang tak melihat usaha di balik yang terjadi.”

“Bisa tidak menjumpai keluarga, atau melewatkan ulang tahun ibunda, banyak juga dari pemain lebih terlalu fokus pada laga dan melewatkan ulang tahun anaknya.”

“Saya belajar dengan menggapai banyak pengalaman.”

“Kau tak bisa terus-terusan membahagiakan semua orang. Pasti ada satu dua orang yang merasa sebal.”

“Saya belajar dari bermain sepak bola: Mencintainya dan melakukannya. Saya menikmati hidup saya dan hanya mencobar terus berbahagia,” ungkap Sanchez.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *