AS Roma, Antara Problem Puting Susu dan Lubang 5 Persen

AS Roma, Antara Problem Puting Susu dan Lubang 5 Persen

Liga champions – Memang banyak jalan menuju ke Roma, tapi penuh liku buat Roma menuju semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya.

Maka, sukses AS Roma lolos ke semifinal Liga Champions 2018 menjadi ekstasi luar biasa bagi penduduk Roma, pun kejutan bagi dunia.

Betapa tidak, yang mereka singkirkan adalah raksasa Barcelona.

Di leg pertama (5/4/2018), Roma seperti gugup, hingga membuat 2 gol bunuh diri lewat Daniele De Rossi dan Kontantinos Manolas.

Bahkan, Roma akhirnya dipaksa merana di Camp Nou dengan kekalahan 1-4.

Seolah, Roma sudah dianggap tersingkir, meski masih memiliki kesempatan mengejar di leg kedua.

Di balik kekalahan itu, ada satu kisah dari Iran yang cukup mengagetkan publik Roma.

Gara-garanya puting susu Serigala Capitoline yang menyusui Romulus dan Remus.

Logo itu diambil dari mitos seputar pendirian Kota Roma.

Ternyata, sebuah televisi negeri di Iran, Voice and Vision, menganggap logo tersebut provokatif.

Sehingga, dalam tayangan leg pertama terlihat logo AS Roma itu dikaburkan oleh produser.

Ini sempat memunculkan polemik.

Logo AS Roma memang berupa serigala betina yang menyusui kedua tokoh itu.

“Dalam 3000 tahun, Remus dan Romulus hanya dirampast dari susu ibunya. Tapi, televisi Iran mencabut mereka karena susu serigala,” tulis jurnalis olahraga Iran yang berbasis di Denmark, Mehdi Rostampour, dikutip haoer365.com dari bbc.com.

Namun, seorang pengguna Twitter yang dikutip bbc.com berkomentar lain, “Mereka benar-benar teliti.”

Memasuki leg kedua di kandang Roma, tuan rumah seperti hanya akan menjalani formalitas karena Barcelona difavoritkan akan mudah lolos ke semifinal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *