Cara Mudah Memasang Audio Video ICE di Mobil

Cara Mudah Memasang Audio Video ICE di Mobil

Otomotif – Berkendara di jalanan ibukota yang kerap macet sangat berpotensi menimbulkan stres.  Selain boros bahan bakar dan tentu saja biaya untuk membeli bahan bakar membengkak, juga menguras energi.

Namun, tak usah  khawatir banyak cara untuk menghilangkan stres  selama berkendara. Pun di saat kemacetan lalu lintas benar-benar akut. Satu diantaranya adalah melengkapi mobil dengan peranti hiburan.
“Saat ini, banyak aliran modifikasi sistem audio  yang diminati  orang antara lain SQ (Sound Quality), SQL atau Sound Quality Loud, SPL atau Sound Pressure Level, dan ICE  yaitu in Car Entertainment,” tutur Rico Halim, Installer Audio, di Mega Glodok, Jakarta Pusat, Senin (13/12).
Namun, dari beberapa aliran itu ICE yang paling banyak dipilih. Alasannya, selain sederhana proses perakitannya, konsep ini cocok untuk mobil yang digunakan sehari-hari.
“Konsep ini bisa dibilang hemat karena dengan biaya yang tidak terlampau besar tetapi  pengguna sudah mendapatkan hiburan audio, visual yang nyaman dan berkualitas,” tandas Rico.
Terlebih saat ini beragam jenis, ukuran, model TV player juga membanjiri pasaran. Sehingga harganya sangat bersaing. Bahkan, di 2011 mendatang gaya modifikasi ICE ini diperkirakan kembali mewabah di Indonesia.
Hanya, untuk pemasangan berbagai perangkat yang dibutuhkan agar menghasilkan kualitas suara dan gambar yang maksimal diperlukan pengetahuan, pilihan peranti, serta keakuratan pemasangan.
Lantas  apa saja yang harus diketahui? Langkah apa yang harus dilakukan? Berikut ini, Rico berbagi tips untuk anda.
1. Kenali peranti sesuai dengan kebutuhan.
Sebelum menentukan jenis sarana hiburan yang dibutuhkan, sebaiknya mengenali peranti di hiburan ICE tersebut.
Setidaknya ada tujuh komponen atau peranti yang wajib anda kenali. Pertama, head unit merupakan perangkat utama audio yang terdiri dari tape, DVD player, radio, perlengkapan komunikasi, dan sebagainya. Kedua, monitor atau layar, yang berupa layar TV, perangkat ini banyak dijual di pasaran.
Ketiga, processor yaitu peranti yang berfungsi menjembatani head unit dengan fungsi speaker.  Melalui peranti itu installer biasanya merakit sistem audio sesuai dengan keinginan konsumen.
Keempat, speaker  atau pengeras suara. Ada beberapa jenis speaker yang terangkai hingga menghasilkan suara yang berkualitas, diantaranya midrange, midbass dan tweeter.
Kelima, amplifier . Peranti ini berfungsi sebagai alat pengolah sinyal suara, dan suara diolah dan diperbesar kekuatannya. Keenam, subwoofer. Peranti ini berfungsi untuk melakukan reproduksi frekuensi audio bernada rendah.
Ketujuh, kapasitor bank. Perangkat ini bertugas untuk menstabilkan daya listrik pada sistem kelistrikan mobil, agar tenaga setrum mobil tidak tekor
2. Sesuaikan peranti dengan kapasitas ruang kabin
Setelah mengetahui beberapa peranti yang dibutuhkan, perkirakan kebutuhan ruang untuk penataan peranti tersebut dan sesuaikan dengan kualitas suara dan gambar yang anda inginkan.
“Sebaiknya Anda konsultasikan dengan installer, penataan seperti apa yang sesuai dengan jenis mobil anda dan seberapa besar efek suara yang ditimbulkan,” saran Rico.
Perlu anda ketahui, untuk menempatkan subwoofer dan speaker perlu dibuat  kotak. Biasanya untuk kotak digunakan Medium Density Fiberboard (MDF) yang berukuran 15 mili meter (mm). Sedangkan untuk pelapisnya disesuaikan dengan pelapis jok atau dashboard mobil.
3. Pahami kelebihan dan kekurangan subwoofer
Ada beberapa jenis subwoofer yang saat ini sering digunakan oleh para modifikator. Namun, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.  “Agar mendapatkan suara yang pas, sebaiknya konsultasikan dengan installer, mana yang paling sesuai dengan jenis mobil anda,” kata Rico.
a. Sealed Box
Subwoofer ini menggunakan perhitungan volume untuk membantu mengurangi atau mengontrol perubahan. Selain memiliki kotak kecil, tenaga yang dikeluarkan besar, respon tepat, serta gampang membuatnya.
b. Vented
Kotaknya menggunakan lubang yang berfungsi untuk menambah output frekuensi rendah, sehingga distorsi suara sangat kecil. Hanya, tidak ada kontrol tuning frequency dan pembuatan boksnya sulit.
c. Infinite Baffle
Jenis ini menempel pada permukaan dengan memisahkan gelombang depan dengan bagian belakang sehingga tidak memerlukan ukuran yang besar.  Hanya, suara yang dihasilkan terbatas, sehingga sulit memperkuat gelombang depan dari belakang. Peranti ini cocok untuk mobil sedan.
d. Isobaric
Subwoofer  ini terdiri dari dua subwoofer dan dua amplifier yang menempel dengan kabel yang berlawanan. Kelebihannya, ukuran kecil sehingga distorsi suara rendah. Namun, efisiensi rendah karena harus menggabungan dua subwoofer.
e. Refleks bandpass
Subwoofer ini mirip dengan sealed box.  Peranti ini terdiri dari single reflex bandpass dan dual reflex bandpass. Namun, distorsi suara tinggi, gampang rusak dan proses pembuatannya sulit.
4. Pastikan sistem kelistrikan aman
Meski dari aspek daya, listrik mobil Anda dijamin tidak tekor berkat penggunaan kapasitor bank, namun pastikan penataan kabel kelistrikan aman. Pasalnya, dengan daya yang semakin besar berkat kapasitor bank bukankah risiko juga lebih besar bila pemasangan tidak aman?
Karena itu pastikan tidak ada kabel yang tidak terbungkus dengan rapi. Pastikan juga bahwa sambungan kabel listrik benar-benar aman. Demi kemananan sebaiknya kabel dibungkus dengan selang bakar maupun selang spiral yang  di toko audio.
Jangan lupa, gunakan  sekring di sambungan kabel power dari aki ke amplifier. Sedangkan sambungan kabel ke speaker sebaiknnya menggunakan timah solder. Selain aman, sambungan yang kuat menjadikan suara yang dihasilkan peranti audio terdengar konstan.
Itulah tips gampang untuk memasang peranti hiburan audio video di mobil Anda.

5 Comments on “Cara Mudah Memasang Audio Video ICE di Mobil”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *