Cerita Pilu di Balik Performa Buruk Rizky Darmawan Bersama Persija

Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade mengungkap fakta mengejutkan di balik perfoma buruk kiper cadangan Macan Kemayoran, Rizky Darmawan.

Rizky mendapat kesempatan tampil di semifinal AFC Cup zona ASEAN. Dia menggantikan tugas yang ditinggalkan Andritany Ardhiyasa.

Pada laga melawan Home United, 8 Mei 2018, kiper berusia 24 tahun itu sempat melakukan kesalahan antisipasi yang menyebabkan gawangnya kebobolan gol ketiga ketika Persija sebenarnya sudah bermain imbang 2-2. Tim ibukota akhirnya takluk 2-3 di kandang Home United.

Rizky kembali diberikan kesempatan oleh pelatih Stefano Cugurra Teco pada laga leg kedua melawan Home United, karena Daryono mengalami cedera ketika Persija takluk 0-2 dari Madura United, 12 Mei 2018.

Namun, dia melakukan kesalahan antisipasi yang menjadi penyebab terjadinya gol pertama Home United dalam laga yang berakhir 1-3 untuk kemenangan tim tamu.

Kesalahan tersebut membuat kiper cadangan Persija itu mendapat banyak ujaran kebencian di Instagram. Gede Widiade mengungkapkan, hal itu membuat Rizky terpuruk.

Kisah Menyedihkan

Hasil gambar untuk rizki darmawan

Gede menyayangkan sikap netizen yang menghina performa Rizky di media sosial. Kenyataannya, Rizky sedang mendapat kabar buruk saat memperkuat Persija di laga melawan Home United.

“Ketika itu istrinya baru saja keguguran, tapi Rizky diam saja dan tak mau menceritakannya kepada siapa pun. Sebab, dia tak mau menjadikan itu sebagai alasan. Dia sempat mau resign dari Persija,” ujarnya.

“Saya bilang sama Rizky, lebih baik kamu dicaci sekarang ketimbang dibenci saat usia 30-an. Saya minta dia meniru Bambang Pamungkas saat menghadapi kebencian fans,” lanjut Gede.

Salahkan Pemain Uzbekistan

Gambar terkait

Gede mengatakan, seharusnya netizen tak menyalahkan Rizky. Gede meminta netizen menyalahkan pemain Uzbekistan, Nurulloev Sukhrob, yang telah membuat Andritany mengalami cedera tulang penyangga mata.

“Kalau yang bisa saya salahkan ya yang bikin cedera Andritany. Kita sudah di depan mata mau lolos ke final (AFC Cup zona ASEAN). Sampai sekarang, matanya Andritany masih merah, keluarkan darah,” katanya mengakhiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *