Inter Milan Melawan Sindikat Korupsi Sepak Bola Italia

Inter Milan Melawan Sindikat Korupsi Sepak Bola Italia

Megabintang Timnas Brasil yang juga mantan pemain Inter Milan, Ronaldo Nazario, ungkap pernyataan yang cukup mengejutkan mengenai pengalamannya di Liga Italia.

Pernyataan tersebut diucapkan kala Ronaldo Nazario diundang dalam acara Inter Hall of Fame.

Dalam sambutannya, Ronaldo “kuncung” mengungkapkan bagaimana timnya melawan sistem korup di kompetisi Serie A Liga Italia.

“Karena di masa saya, tidak cukup untuk bermain dengan baik,” ujar Ronaldo Nazario dikutip BolaSport.com dari laman Football Italia.

“Kami melawan semua tim oposisi dan juga sistem korup yang kemudian kita semua temukan. Kami pantas mendapat lebih banyak,” ucap pemain yang dijuluki Si Kuncung ini.

Embed from Getty Images

Apa yang dikatakan oleh Ronaldo Nazario ini memang membahas kenangan pahit pada musim 2001-2002.

Pada musim tersebut, hampir saja Ronaldo persembahkan gelar scudetto untuk Inter Milan, namun gagal di detik-detik terakhir.

Pemain yang bermain sejak tahun 1997 hingga 2002 bersama Inter ini merupakan salah satu saksi kegagalan Inter Milan di pekan terakhir Liga Italia.

Embed from Getty Images

Pada pertandingan terakhir, Inter Milan secara mengejutkan harus dikalahkan Lazio.

Kekalahan tersebut membuat Inter Milan digeser Juventus yang dalam waktu yang sama menang atas Udinese dan raih gelar scudetto ke-26.

Namun, Juventus juga harus terkena skandal Calciopoli (pengaturan skor) pada akhir musim 2005-2006 yang membuat gelar juara 2004-2005 dan 2005-2006 milik Si Nyonya Tua dicabut dan dihukum degradasi ke Serie B.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *