PSG Juara Liga Champions? Kenapa Tidak?’

PSG Juara Liga Champions? Kenapa Tidak

Paris St. Germain punya optimisme tinggi dalam menjuarai Liga Champions musim ini. Juara dua musim beruntun, Real Madrid, akan menjadi tolok ukur PSG.

Satu satu wujud ambisi PSG untuk berjaya di Eropa adalah dengan memboyong Neymar dan Kyllian Mbappe. Pasalnya, selama ini laju Les Parisiens mentok di babak delapan besar, bahkan terdepak di 16 besar besar pada 2016/17.

Neymar dan Mbappe sejauh ini telah berkontribusi di lebih dari separuh dari total 25 gol yang dilesakkan PSG di babak grup. Sama-sama bermain di enam pertandingan, Neymar telah mengemas enam gol dan empat assist sedangkan Mbappe mencetak empat gol dan tiga assist.

Kehdahsyatan PSG ‘menarik perhatian’ setelah berhasil menghajar favorit juara Bayern Munich 3-0 di Parc des Princes, sekalipun kalah 1-3 di Allianz Arena. PSG juga menyisihkan Bayern untuk lolos sebagai juara Grup B.

Kini, PSG mulai dihinggapi dengan tuntutan untuk sukses di Liga Champions. Madrid akan menjadi ujian awal bagi Mbappe cs untuk mengetahui layak atau tidaknya mereka diperhitungkan sebagai salah satu calon juara.

“Kenapa tidak? Kami menjalani sebuah fase grup yang luar biasa dan punya kesempatan kepada dunia bahwa kami bisa menyingkirkan tim yang menjadi juara Eropa dalam dua musim terakhir,” cetus Mbappe kepada Marca.

“Jadi tidak ada tekanan, sama sekali tidak ada, tekanannya bukan pada kami. Kami akan memainkan permainan kami, gaya kami dan mengeluarkan segenap kekuatan kami untuk lolos.”

“Tim pemenang dari pertandingan babak 16 besar ini akan menjadi favorit juara Liga Champions. Kalau kami bisa mengalahkan Real Madrid, tim-tim lainnya akan gentar. Kalau Real Madrid yang lolos, juga demikian. Siapapun yang menang, sejak saat itu, akan ditakuti oleh tim-tim lain,” simpul Mbappe.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *