PSM Makassar Perkenalkan Penyerang Naturalisasi

PSM Makassar Perkenalkan Penyerang Naturalisasi

Tidak butuh waktu lama untuk Guy Junior Ondoua mencari pelabuhan baru setelah dilepas Bhayangkara FC. Penyerang kelahiran Douala, Kamerun tersebut resmi merapat ke PSM Makassar.

PSM Makassar mengikat Guy dengan durasi kontrak selama dua musim. Meskipun berasal dari Benua Afrika, pemain berusia 31 tahun ini berstatus pemain lokal.

Hal itu karena Guy merupakan pemain naturalisasi. Dia mendapatkan Status Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2016.

“Guy Junior sudah resmi berseragam PSM dan dikontrak selama dua tahun,” ujar Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina lewat pesan singkat kepada Liputan6.com, Selasa (9/1/2018).

Kehilangan Ferdinand Sinaga yang hijrah ke Liga Malaysia menjadi alasan PSM mendatangkan Guy. Terlebih, tim berjuluk Juku Eja ini juga kekurangan pemain depan. Titus Bonai dan penyerang asing, Bruce Djite menjadi personel tersisa di sektor penyerangan pasukan Robert Rene Alberts.

PSM Makassar butuh striker tambahan, dan sejak Ferdinand pergi, pastinya kita juga mencari pengganti,” ungkap wanita yang karib dipanggil Wina itu.

Target Juara Liga 1

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan, pihaknya tidak asal dalam memilih pemain anyar. Perekrutan Guy, diakuinya, merupakan permintaan langsung dari pelatih Robert Rene Alberts.

Performa Guy bersama Bhayangkara FC di musim lalu sebenarnya tidak menonjol. Mantan pemain PSS Sleman ini hanya membukukan lima gol dan dua assists dari 26 penampilan.

“Semua komposisi pemain, yang masuk ataupun keluar, itu hasil dari koordinasi dan komunikasi dengan tim kepelatihan, terutama pelatih kepala. Tidak mungkin ada pemain yang masuk ke PSM tanpa melalui rekomendasi dari pelatih,” ujar Munafri.

“Kita menargetkan juara Liga 1 pada musim depan. Maka yang bergabung adalah pemain yang terbaik,” imbuhnya.

Bukan Tawaran Perdana

Tawaran kedua dari PSM meluluhkan hati Guy. Sebelumnya, Juku Eja sempat menggoda sang bomber ketika masih memperkuat Bhayangkara FC.

“Saya sangat bangga menjadi keluarga PSM. Saya bergabung ke sini karena PSM serius menginginkan saya sejak musim lalu. Saya sempat ditawar PSM pada putaran kedua kompetisi 2017. Tapi waktu itu, saya masih terikat kontrak dengan Bhayangkara FC,” tutup Guy.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *