Tim SAR sulit temukan CVR black box terkendala lumpur tebal di dasar laut

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Nugroho Budi Wuryanto mengatakan tim SAR telah berhasil menemukan serpihan Pesawat Lion Air JT 610 PK-LQP berserakan di dasar laut di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat. Salah satunya adalah roda depan maupun belakang pesawat.

“Kami sudah bisa menemukan roda, baik roda belakang atau pun depan, kemudian mesin juga namun belum terangkat tapi kami sudah liat lewat ROV,

kemudian bagian bagian yang lain juga,” katanya di JICT, Tanjung Priok,¬†Jakarta¬†Utara, Sabtu (3/11).

“Kemudian untuk besok kegiatan kita akan difokuskan lagi di daerah yang tadi kami temukan bagian-bagian besar tersebut, jadi kami akan konsentrasi di situ agar bisa segera mengangkat dan menemukan barang barang yang lain,” sambungnya.

Sementara itu, kata Budi, Tim SAR memiliki kendala untuk mencari CVR dari Black Box. Salah satunya adalah lumpur yang sangat tebal.

“Kami cari kami petakan, sehingga itu jaraknya sekitar 52 meter, nanti kami akan lebih teliti lagi di situ, karena itu kan bawahnya ada yang lumpur ada yang ini,

sehingga itu yang kami cari, lumpur itu dalamnya satu hingga satu setengah meter, makanya yang tadi saya bilang besok pencarian akan difokuskan lagi di situ,” bebernya.

Lanjutnya, untuk total kantong jenazah mulai dari hari Senin (29/10) hingga hari ini sudah ada 104 kantong.

“Untuk kantung jenazah hari ini sudah terkumpul 104 kantung jenazah, yang terakhir nanti akan segera kami kirim ke RS Polri. Hingga pukul 8 malam ada 31 kantong jenazah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *