Zidane Sadar Kesuksesannya di Madrid Tidak Abadi

Zidane Sadar Kesuksesannya di Madrid Tidak Abadi

Zinedine Zidane saat ini sedang melewati masa-masa ‘bulan madu’ bersama Real Madrid. Tapi Zidane menyadari bahwa suatu saat masanya di Madrid akan berakhir.

Sejak diangkat sebagai pelatih Madrid pada Januari 2016, Zidane meraih kesuksesan besar. Di akhir musim 2015/2016, dia mengantar Madrid memenangi gelar Liga Champions yang ke-11 usai mengalahkan Atletico Madrid di final.

Di musim 2016/2017, Zidane melanjutkan kesuksesannya dengan membawa Madrid mempertahankan gelar juara Liga Champions. Pria Prancis itu juga mempersembahkan titel La Liga untuk Los Blancos.

Meski demikian, Zidane yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik di ajang The Best FIFA Football Awards 2017 itu sadar bahwa era keemasannya di Madrid akan berakhir suatu hari nanti.

“Dalam karier, dalam satu musim, dalam kehidupan, Anda melewati naik dan turun. Jika Anda melewati titik rendah, Anda bisa bangkit. Jika Anda di titik yang tinggi, Anda hanya harus menikmatinya selama mungkin,” Zidane mengatakan seperti dilansir Sport.

“Tapi saya sadar bahwa laju bagus saya di Madrid akan sampai pada akhirnya suatu hari nanti. Saya siap untuk itu. Untuk saat ini, saya memaksimalkan masa-masa hebat yang saya alami di klub ini.”

Sudah meraih kesuksesan besar sejauh ini, Zidane juga memahami kalau dia akan selalu mendapat tuntutan tinggi di Madrid.

“Ketika Anda juara di tahun pertama, hal paling berat adalah mengulangnya di tahun berikutnya. Saya sangat sadar bahwa saya ada di klub di mana orang-orang terbiasa meraih trofi. Dan saya tahu saya dikelilingi pemain-pemain hebat. Tapi meraih trofi itu tidak pernah mudah,” Zidane melanjutkan.

“Itu berlaku untuk Liga Champions, tentu saja, tapi terlebih lagi untuk La Liga yang bagi saya merupakan yang paling sulit. Kami harus memantapkan kesuksesan kami dan itu tidak pernah mudah,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *